Pentingnya  Marketing Communication Dalam Sebuah Perusahaan

Pentingnya Marketing Communication Dalam Sebuah Perusahaan

                  Pentingnya  Marketing Communication Dalam Sebuah Perusahaan

IDEBIZ.ID Peran marketing communication (MarCom) menjadi sangat vital dalam sebuah perusahaan. Divisi inilah yang menjembatani seluruh komunikasi, baik internal maupun eksternal perusahaan. Orang-orang di dalamnya biasanya perlu menyampaikan pesan atau membantu orang lain untuk mengenalkan seluruh elemen perusahaan Istilah MICE marketing communication menjadi trend karena mengacu kepada kebutuhan dan strategi yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk mencapai target pasar melalui berbagai jenis cara, bisa meliputi iklan, pemasaran langsung, dan branding dan itu dikerjakan oleh marketing communication di samping karena zaman saat ini sudah masuk ke era industri dan digital.

Yang membuat marketing communication penting adalah menciptakan brand  untuk masyarakat. Ini berlaku untuk perusahaan baru maupun yang sudah lama berdiri. Artinya kegiatan ini harus terus menerus dilakukan dengan anggaran  yang disediakan, termasuk pengiklanan. Kemudian marketing communication atau komunikasi pemasaran berperan sebagai pengubah persepsi masyarakat. Hal tersebut dilakukan karena terkadang, kesalahpahaman sering terjadi di masyarakat terkait sebuah produk atau jasa dari sebuah perusahaan. Selanjutnya dari metode ini tujuannya adalah memotivasi pembeli untuk membeli lagi. Ini biasanya dilakukan melalui iklan persuasif, yang menekankan manfaat yang lebih besar pada produk atau jasa yang dijual ketimbang kompetitor.

Mengapa Marketing Communication Sangat Penting? Karena menerapkan marketing communication berarti mengupayakan strategi pemasaran dalam jangka panjang. Berbeda dengan konsep marketing lain, marketing communication baru akan memperlihatkan hasil dalam waktu yang lama. Hal ini yang harus dipahami sebagai dasar, sebab banyak yang mengartikan keliru.

  • Pertama, hal yang membuat marketing communication penting adalah menciptakan brand awareness untuk masyarakat. Ini berlaku untuk perusahaan baru maupun yang sudah lama berdiri. Artinya kegiatan ini harus terus menerus dilakukan dengan anggaran (budget) yang disediakan, termasuk pengiklanan (advertising).
  • Kedua, marketing communication atau komunikasi pemasaran berperan sebagai pengubah persepsi masyarakat. Hal tersebut dilakukan karena terkadang, kesalahpahaman sering terjadi di masyarakat terkait sebuah produk atau jasa dari sebuah perusahaan.
  • Ketiga, dari metode ini tujuannya adalah memotivasi pembeli untuk membeli lagi. Ini biasanya dilakukan melalui iklan persuasif, yang menekankan manfaat yang lebih besar pada produk atau jasa yang dijual ketimbang kompetitor.

Strategi yang harus disiapkan

1. Kenali target pasar.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui target pasar. Agar berhasil melakukan ini, penjual hanya perlu melakukan penelitian mengenai segmentasi pasar. Menurut pakar marketing Philip Kotler dan Gary Armstrong, perlu mempelajari pasar dari sisi geografis, demografis, psikografis, dan sosiokultural. Jangan bingung dengan istilah-istilah ini karena bisa diakses melalui google, itu mengapa marketing communication dituntut harus aktif, handal dan kreatif dengan ide-ide gemilang dan menguasai web.

2. Tentukan USP.

Strategi ketiga yang diperlukan agar sukses di marketing communication adalah menentukan unique selling point (USP). USP penting untuk memastikan produk berbeda dari yang lainnya. Caranya yaitu dengan melakukan riset kompetitor. Jangan lupa juga untuk memastikan bahwa produk bisa memberikan solusi yang tepat bagi pelanggan. Dengan begitu, pelanggan akan tertarik menggunakan produk dan bisa stand out dari para kompetitor dan loyal terus dengan produk.

3. Konsisten dengan Pesan Brand.

Menurut Economic Discussion, pasar marketing saat ini adalah ruang yang sangat ramai dengan medium pemasaran yang berbeda-beda. Karena itu, agar sukses dalam memasarkan produk, pastikan agar pesan dibuat paling menonjol. Untuk itu, harus konsisten mendapatkan perhatian dari masyarakat. Pastikan semua pesan yang disampaikan selaras dan konsisten supaya makin mudah diingat. Ini berhubungan dengan cara membuat content dan copy-writing jika dilakukan melalui social media yang harus dengan cermat diperhatikan.

4. Sesuaikan Bahasa dan Gaya Berkomunikasi .

Strategi berikutnya adalah menggunakan bahasa dan gaya berkomunikasi pelanggan yang menjadi sasaran. Sesuaikan pesan dengan kebutuhan mereka dan mencari tahu apa yang menjadi trend dan yang diinginkan pasar. Misalnya, jika target pasar masyarakat berusia 40 tahun ke atas, pastikan untuk selalu menggunakan font besar tanpa banyak jargon. Atau buat anak muda dibuatkan yang lebih menarik dan kekinian. Memperhatikan hal-hal kecil semakin membuat produk tepat ke sasaran, salah satunya penerapan warna dan design itu penting.

5. Pilih Saluran Marketing yang Tepat.

Terakhir, pilih saluran marketing untuk segmen yang tepat. Bagi pemilik bisnis baru, ada banyak opsi saluran marketing. Agar sukses, pilih saluran marketing yang sesuai dengan target pasar. Misalnya target pasar adalah generasi muda, maka manfaatkan media social dan aplikasi yang lebih dekat dengan keseharian mereka sebagaimana telah disampaikan. Memilih bekerja sama dengan media online yang selalu akan memiliki  opsi saluran pemasaran. Memanfaatkan jasa para influencer, selebgram atau blogger yang selektif bukan hal yang salah, dalm hal ini yang dimiliki harus benar-benar valid dan menarik minat dan mendatangkan feed-back terhadap penjualan dalam waktu jangka pendek atau tidak.

Sekarang IDEBIZ membuka Pelatihan Marketing Comunication Specialist khususnya memiliki standar kemampuan sesuai bidangnya dalam mengolah manajemen pengolahan Tata Kelola Destinasi Wisata Alam.

WhatsApp  : +62 851-6102-9533 // +62 81215017975 
Instagram  : @idebiz.id
Temukan penawaran menarik lainnya di platform kami idebiz.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.