Perbedaan Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi

Perbedaan Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi

IDEBIZ.ID – Apa sih perbedaan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi? Seringkali kita merasa bingung tentang perbedaan antara sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi. Lalu jika sudah mempunyai sertifikat pelatihan apakah diperlukan lagi sertifikat kompetensi?

Secara garis besar, materi pelatihan dan sertifikasi kompetensi hampir sama, hanya saja jika pelatihan hanya mendapatkan materi tanpa ada proses pengujian untuk mengetahui kemampuan peserta, sedangkan sertifikasi kompetensi mewajibkan peserta untuk mengikuti uji kompetensi untuk memastikan pemenuhan terhadap skema sertifikasi atau standar kompetensi yang menjadi acuan. Proses pengujian ini dilakukan oleh asesor kompetensi di tempat uji kompetensi (TUK) yang telah diverifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terkait.

Bagi peserta yang telah melakukan pengujian sertifikasi kompetensi akan mendapatkan rekomendasi kompeten atau belum kompeten. Jika sudah direkomendasikan kompeten, maka akan diproses untuk diterbitkan sertifikat kompetensi yang mempunyai masa berlaku selama 3 tahun. Jika sertifikat kompetensi sudah memasuki masa expired, maka peserta diwajibkan melakukan perpanjangan sertifikat yang disebut dengan RCC atau Recognition Current Competency.

Berikut ringkasan mengenai perbedaan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi :

  1. Sertifikat Pelatihan
    – Tidak memiliki masa berlaku
    – Sertifikat diterbitkan oleh lembaga pelatihan/diklat/konsultan
    – Cara mendapatkan sertifikat tersebut dengan cara mengikuti pelatihan
    – Sertifikat tersebut dapat mengacu pada standar kompetensi kerja maupun tidak
  2. Sertifikat Kompetensi
    – Mempunyai masa berlaku biasanya disesuaikan dengan jenis dan kualifikasi kompetensi yang telah ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
    – Sertifikat diterbitkan oleh LSP
    – Cara mendapatkan sertifikat tersebut dengan cara lulus uji kompetensi di LSP dengan dinyatakan kompeten
    – Sertifikat tersebut mengacu pada standar kompetensi kerja

Bagi kalian para pelaku wisata yang ingin belajar dalam meningkatkan skill pada bidang pariwisata dan perhotelan, idebiz.id menyediakan berbagai jenis pelatihannya dan kami juga telah bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia lho! Dengan materi yang menarik serta trainer berpengalaman, yuk buruan ikuti pelatihannya sekarang juga!

Baca juga : …Manfaat Miliki Sertifikat Pelatihan

Contact Us
WhatsApp : 085161029533 (Admin 1) / 081215017975 (Admin 2)
Telpon : 0274 543 761
Instagram : @idebiz_id
Email : id.ide.biz@gmail.com

Lihat berita lainnya : LIHAT BERITA TERBARU LAINNYA

2 pemikiran pada “Perbedaan Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi

  1. Pernah daftar kerja barista, ditanya “punya sertifikat kompetensi ga?” Saya jawab punya, tapi saya ngasih sertifikat pelatihan 😅 untung keterima, dan abis itu diikutin sertifikasi kompetensi. Ternyata jaman sekarang gacukup modal pengalaman doang gaes. Semangat buat kalian para pejuang rupiah, ada niat pasti ada jalan 👍

    1. betul banget kak. sertifikat pelatihan aja masih belum cukup, skill harus terus diupgrade salah satunya dengan mengikuti sertifikasi kompetensi seperti yang pernah kakak ikuti👍

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *